120 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, PELAIHARI – Sejumlah atlet usia dini sedang berlatih renang untuk persiapan O2SN 2018 dan Popda Kalsel 2019 nanti.

Syamsul, pelatih renang usia dini mengatakan kegiatan latihan anak didiknya untuk persiapan Popda dan O2SN 2018 tingkat sekolah dasar.

Ditanya kondisi air kolam renang, Syamsul mengaku tidak ada pilihan bagi anak didiknya untuk berlatih persiapan lomba.

“Semoga permasalah kolam renang cepat tuntas. Saya tidak ada pilihan tempat bagi atlet. Kita maksimalkan sarana yang ada,” katanya, Sabtu (25/8/2018).

Pasca pengelola kolam renang Tirta Kenanga di Jalan Kolonel Soepirman, Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari, dipolisikan, kondisi kolam renang Tirta Kenanga tak mendapatkan perawatan. Air kolamnya dipenuhi lumut hijau, itu terdapat di kolam renang dewasa.

Rumput liar tumbuh tinggi di dekat tribun tempat duduk terbuka. Taman rumput merah karena kering seperti jarang disiram.

Kondisi serupa juga terjadi pada dua kolam anak-anak tak terawat. Airnya kotor dan berwarna, seperti tidak pernah dikuras.

Kondisi kolam renang Tirta Kenanga itu belakangan dibuka untuk umum. Itu setelah direnovasi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sebagai lokasi rekreasi dan olahraga.

Kini kawasan kolam renang tidak dirawat, halaman parkir kendaraan roda dua dan roda empat juga ditutup setelah polisi melakukan penyelidikan.

Polisi menguji kandungan zat kimia yang dicampur dalam kolam renang untuk menjernihkan air kolam tersebut.

Pasalnya, sejumlah orang tua pengunjung menduga air kolam Tirta Kenanga yang menyebabkan anak mereka jatuh sakit hingga dirawat inap di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Respon cepat polisi menyikapi keluhan masyarakat, berujung penyidikan dan pemanggilan terhadap pengelola kolam renang hingga pejabat di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanahlaut.

Kolam renang Tirta Kenanga setelah dibuka untuk umum, antusias masyarakat untuk berenang sangat tinggi. Pengelola pun tidak melakukan pembatasan terhadap pengunjung.

Akibatnya, kolam renang fungsinya berubah menjadi kolam berendam. Itu karena banyaknya pengunjung yang masuk ke dalam air untuk berendam

Sumber :Tribunnews

Please follow and like us: