76 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Amuntai – Sahrani Warga Desa Murung Kupang Kecamatan Babirik Kabupaten HSU dikejutkan saat melihat adanya seekor bekantan yang sedang terjerat jaring hingga terjebak.

Akhirnya dirinya memanggil empat orang warga lain termasuk Jumri Ketua Rt 002 Desa Murung Kupang untuk membantu menangkap. Hingga membuat salahsatu dari merek terluka karena tergigit meski tidak parah.

Saat berhasil menangkap warga langsung membawa ke Mapolsek Babirik untuk diamankan, Sabtu (24/08/2018).

Pihak Polsek akhirnya menghubungi BKSDA Kalsel yang langsung datang pada malam hari dan langsung menyerahkan bekantan yang berukuran sedang tersebut. Diperkirakan bekantan masih usia muda karena ukurannya yang belum begitu besar.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kapolsek Babirik Ipda H Momo Jon Rodok. Warga mengetahui bahwa binatang tersebut dilindungi dan pihak Mapolsek berterima kasih karena kerjasama dari warga.

Terpisah Camat Babirik Hamdani mengatakan bekantan ditemukan di jaring yang digunakan oleh warga untuk melindungi lahan pertanian dari ayam yang dapat memakan padi mengingat padi sudah mulai menguning.

Lokasinya tak jauh dari rumah warga dan pusat Kecamatan Babirik, lahan pertanian memang berbatasan dengan hutan yang saat musim kemarau saat ini tidak digenangi air bahkan menjadi lahan kering.

“Hutan di Babirik berbatasan langsung dengan hutan di Negara Kabupaten HSS, hutan memang cukup luas,” ungkapnya.

Diperkirakan bekantan tersesat saat mencari makanan, Hamdani menambahkan warga Babirik tidak melakukan perluasan lahan pertanian dan membukan lahan di daerah hutan tersebut.

Pihaknya juga menginbau kepada warga untuk tidak menyakiti bekantan jika kembali menemukan serta berhati hati jika menangkap karena hewan langka tersebut bisa menggigit.

“Jika melihatnya di sekitar pemukiman bisa ditangkap dan diaerahkan kepada pihak berwajib, namun jika melihat di hutan tidak perlu ditangkap,” ungkapnya.

Sumber : tribunnews

Please follow and like us: