2.157 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Banjarbaru – Fakta terungkap, awal dari perkelahian berdarah berujung maut di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Minggu (25/11/2018) malam, sekitar pukul 21.00 WITA ternyata berawal dari perselisihan yang sudah terjadi sejak siang hari.

Awalnya terjadi penganiayaan di Jalan Pumpung, Sungai Tiung berkaitan jadwal giliran angkut pasir antara tersangka Syarpuji alias Uji warga Sungaitiung dengan anak Ikun Saleh (58) warga Pumpung Cempaka.

“Awalnya perselisihan saja, lalu berlanjut ke malam harinya. Perselisihan siang itu antara ading pelaku dengan anak korban.  Masalah awal karena persoalan antrean pasir. Usaha lagi sunyi, jadi mereka berebut. Padahal sepele saja, ” ucap warga Sungaitiung Ariani.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melaluinya Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Debi Triyani Murdiyambroto membenarkan.

“Insya Allah siang ini rilis di Polres pak, ini masih kami dalami,” katanya.

Seperti diketahui Ikun Saleh (58) warga Pumpung Cempaka meninggal dunia dengan kondisi luka dan leher nyaris putus, akibat tebasan parang dari lawan duelnya bernama Syarpuji alias Uji warga Sungaitiung. (B.Post)

 

Please follow and like us: