18 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Paringin – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan pengerjaan peningkatan jalan Amuntai – Lampihong – Paringin di Desa Kusambi Hulu, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Pada plang proyek pengerjaan, tertera bahwa pengerjaan jalan Kabupaten Balangan menuju Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang merupakan milik provinsi tersebut, bernilai Rp4.639.595.545 dengan tanggal pengerjaan 3 Mei 2018, jangka waktu 210 hari kalender.

Menurut keterangan warga sekitar lokasi pengerjaan, Norjani, Minggu (22/7) warga Desa Kusambi Hulu, Rt 3, bahwa areal tersebut sebelumnya memang merupakan lokasi amblasan tanah yang berdampak pada ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter beberapa tahun silam.

“Jalan sempat terbagi dua, separu jalan amblas dengan kedalaman sekitar satu meter lebih dan sisi jalan separunya masih normal, sehingga bisa digunakan beberapa tahun silam. Setelah itu dilakukan perbaikan jalan seperti jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter ini,” terangnya.

Kemudian sekitar tahun 2017, sisian yang sekarang diperbaiki tersebut kembali amblas, meskipun sudah dilakukan penyiringan, namun tanah tetap amblas.

“Kemarin sempat salah satu PT di Balangan melakukan pengurukan tanah bahkan hampir 50 rit (50 truck;red) tanah, tapi belum sempat dibuka untuk jalan, tanah urukannya kembali amblas, tetapi bukan longsor, dan siringnya tetap utuh,” jelasnya.

Hingga saat ini jelasnya, tidak ada korban jiwa saat jalan tersebut masih dalam kondisi berlubang.

Sementara itu, karena adanya perbaikan, sebagian pengguna jalan kendaraan roda dua dan empat dialihkan ke halaman warga setempat, kemudian bagi jenis truck dan angkutan, dialihkan ke jalan alternatif melalui jalur Desa Mampari, Kecamatan Batumandi.

Hal tersebut dikarenakan jalur alternatif dari Kecamatan Paringin – Lampihong mengkhawatirkan akibat adanya jalan amblas di Desa Tarangan Paringin Selatan, jembatan tua dari kayu kelapa di Kusambi Hilir seberang, serta jalan rusak dan berlubang disekitar Desa Lok Hamawang.

 

Sumber : Antaranews

Please follow and like us: