2.118 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Banjarmasin – Polresta Banjarmasin menduga kuat, temuan mayat wanita setengah pria atau waria di Salon Agnes, Kawasan Banjarmasin, Senin (26/11) subuh, adalah korban pembunuhan.

Kesimpulan itu didapat setelah Tim Inafis dari Polresta Banjarmasin dan Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi ditemui di TKP mengatakan, jasad waria itu ditemukan warga di dalam Salon Agnes dengan posisi terlentang membujur kaku. Warga terpancing memeriksa salon lantaran bau busuk yang begitu menyengat.

Selanjutnya, polisi juga menemukan beberapa bukti jaket jeans milik korban dengan bercak darah.

“Ada 1 mata luka fatal, tusukan benda tajam di bagian perut korban. Diduga sebelum tewas, korban melakukan perlawanan. Kami masih memburu pelakunya,” ungkap Ade.

Selain itu, polisi juga menemukan kartu identitas serta beberapa barang korban lainnya dengan nama Riesa Pebria Rusady alias Agnes, 38 tahun.

“Ia benar korban laki-laki, Agnes itu nama Warianya,” ucapnya.
Adapun sejauh ini mayat tersebut telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin untuk keperluan visum.

Seperti diketahui, warga Jalan Ahmad Yani Km 5,5 Komplek R. Soeprapto RT 03 Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin geger, Senin (26/11) pagi karena penemuan jasad itu.

Di sebuah salon di sana sesosok jasad laki laki yang suka berdandan alias waria ditemukan tak bernyawa. Belakangan diketahui mayat itu bernama Riesa Pebria Rusady alias Agnes (38).

Belakangan diketahui, warga Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin itu pemilik salon Agnes.

Pantauan media ini, warga sekitar mengaku bertemu Agnes terakhir kali pada Jumat (23/11) lalu saat melayani pelanggan.

“Saat itu suami saya potong rambut ke Agnes. Kalau gak salah Jumat sore. Setelah itu tidak melihat lagi,” kata Lina, pemilik toko elektronik. (apahabar.com)

Please follow and like us: