71 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Paringin – Kepolisian Resor Balangan melalui Polsek Paringin mengungkap kasus penipuan dan penggelapan sebagaimana di maksud dalam rumusan Pasal 372 sub Pasal 378 KUHPidana oleh MW (38) warga Desa Mampari Kec. Batumandi , Rabu tanggal 22 Agustus 2019.

Dari data yang terhimpun, perkara pengelapan dan penipuan ini bermula saat pelaku MW menerima proyek pemasangan instalasi Listrik beserta KWH nya untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK di desa Mampari Kecamatan Batumandi, Jumat 25 November 2016 lalu.

Pelaku menerima uang kesepakatan proyek tersebut sebesar Rp. 180.500.000,- (seratus delapan puluh juta lima ratus ribu rupiah) dengan dilakukan pemasangan Kwh baru sebanyak 8 (delapan) buah dan 1 (satu) instalasi listrik.

Namun oleh pelaku yang di pasang hanya 2 (dua) buah kwh dan 1 (satu) instalasi listrik saja. dari tidak sesuainya pemasangan tersebut pihak pelapor mengaku mengalami kerugian sekitar Rp. 107.141.000,- (seratus tujuh juta seratus empat puluh satu juta rupiah).

Mendapatkan laporan korban pada hari Rabu (22/8), Polsek Paringin langsung bergerak. unit Reskrim Polsek Paringin yang mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumah  mertuanya di desa Banua Hanyar Kecamatan Batumandi, selanjutnya pukul 12.00 wita, anggota Resrim Polsek Paringin di back up anggota Reskrim Polsek Batumandi berangkat menuju tempat yang dimaksud guna melakukan penangkapan terhadap TSK dan pukul 14.00 wita MW berhasil diamankan dari rumah mertuanya.

Petugas saat melakukan penangkapan berhasil menyita 1 (satu) lembar kwitansi bermatrai bukti penyerahan uang pembayaran pemasangan KWH senilai Rp. 180.500.000,- (seratus delapan puluh juta lima ratus ribu rupiah) tertanggal 25 November 2016.

Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo mewakili Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.iK membenarkan adanya penangkapan pelaku penipuan dan penggelapan di wilayah kecamatan Batumandi ersebut.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini sudah menjalani proses pemeriksaan,” paparnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/8).

Please follow and like us: