1.562 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Barabai – Karena menjual barang bekas remaja Desa karatungan Rt. 01/03 Kec. Limpasu Kab. HST harus berurusan dengan pihak Kepolisian. Pasalnya barang bekas yang ia jual tanpa sepengetahuan pemiliknya.

PR (21) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah dilaporkan karena telah menjual baterai tower perusahaan PT. Harapan Utama Prima Bach Multi Global (HUP BMG) yang beralamat di Banjarmasin.

Kronologis kejadian bermula saat PR bersama dua orang rekannya serta karyawan perusahaan PT. HUP BMG akan mengganti baterai tower yang lama dengan yang baru di Desa Telang Rt. 05/ 03 Kec. Batang Alai Utara Kab.  Hulu Sungai Tengah, Rabu (24/10/2018) pukul 19.00 wita.

Setelah selesai menganti baterai tower, pelaku disuruh oleh karyawan perusahaan PT. HUP BMG untuk menaruh baterai tower yang lama tersebut ke dalam bak mobil Daihatsu Gran Max  dengan nopol B 2409 TZR. Selanjutnya baterai tersebut dibawa pulang ke rumah pelaku di desa karatungan Rt. 01/03 Kec. Limpasu Kab. HST.

Setelah setengah bulan tanpa sepengetahuan karyawan perusahaan PT. HUP BMG, pelaku menjual baterai tower tersebut ke daerah Paringin Kab. Balangan. Pelaku menawarkan baterai tersebut kepada pembawa gerobak keliling (pembeli besi dan barang bekas) dengan harga Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah ) perbaterai. Total uang yang pelaku terima dari penjualan baterai tersebut sebesar Rp. 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah).

Mengetahui baterai lama yang dititipkan kepada pelaku sudah berpindah tangan atau telah dijual, perusahaan PT. HUP BMG mengaku mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)  dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Limpasu serta menuntut pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Please follow and like us: