15 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com-Tapin, meningkatnya suhu situasi jelang penetapan putusan MK akan hasil gugatan pemilu 2019 yang di ajukan oleh paslon Capres Cawapres H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahudin Uno karena sengketa Pemilu 2019 yang ditempuh melalui sidang MK sudah di mulai prosesnya.

 

Gelombang penolakan aksi rusuh menjelang putusan MK makin kencang di suarakan oleh tokoh pemuda, tokoh masarakat, tokoh agama, generasi milenial Kabupaten Tapin, hal ini karena tokoh tokoh di Kabupaten Tapin tidak ingin kejadian rusuh 21 – 22 mei silam yang memakan korban  dan memecah belah bangsa terulang kembali sehingga mereka mengajak warganya agar tidak mudah terprovokasi akan ajakan demo yang sangat mungkin bisa berakhir rusuh dan tetap menghormati putusan sidang MK.

Seperti yang di ungkapkan oleh Arif tokoh pemuda Kec Binuang Kab Tapin yang menolak segala bentuk kerusuhan jelang putusan MK kamis(13-6-19) pagi

 

“tidak perlu turun ke jalan jika nanti berakhir rusuh, jangan ulangi lagi kejadian 21-22 mei silam”ungkapnya

 

“ kita hormati hasil putusan MK apapun nanti hasilnya”tambahnya

 

Please follow and like us: