22 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Banjarmasin – Setelah resmi menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Kalimantan Selatan, Inspektur Jenderal Yazid Fanani, M.Sc berfokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (8/9/2018).

Ia mengungkapkan program dari Kapolda terdahulu bersifat suistanable. Alhasil, Fanani tetap melanjutkan program serta prioritas menjaga kamtibmas seperti kapolda sebelumnya. “Penciptaan kamtibmas dari kapolda yang lama,” ucap Irjen Yazid Fanani selepas upacara sertijab di Mapolda Kalsel, Sabtu (8/9/2018).

Ihwal karhutla di Kalimantan Selatan, ia menilai belum ada kebakaran yang menonjol. Ia mengklaim jajaran polisi berhasil mengantisipasi meluasnya titik api. Walau demikian, ia tetap melakukan antisipasi bersandar Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditentukan.

“Apabila masih tetap terjadi, maka akan kami cari perlakunya dan kita lakukan upaya penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, bekas Kapolda Kalsel, Irjen Rachmat Mulyana, M.Si optimis atas kehadiran Irjen Yazid Fanani dengan pengalaman yang dimiliki. Rachmat berharap dukungan dari semua elemen masyarakat dalam mendukung ketertiban di Kalimantan Selatan. “Dalam hal ini termasuk rekan-rekan media,” ujarnya.

Sebelum diadakan upacara bendara, sekitar pukul 09.00 WITA Kapolda Kalsel yang baru disambut oleh Polisi Wanita Polisi Resor Kabupaten Balangan dengan tarian khas kabupaten Balangan yaitu tarian Batandik.

Irjen Yazid Fanani juga disambut oleh tokoh masyarakat Kalimantan Selatan Sultan Banjar, Hairul Saleh Al-Mu’tashim Billah dengan sebilah Mandau Talabang sebagai simbol pemberian amanah kepada Kapolda Kalsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Negeri Banjar. (Kumparan)

Please follow and like us: