1.195 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Barabai – Tidak memerlukan waktu berhari – hari, petugas dari Polsek Batang Alai Selatan (BAS) untuk menemukan dan menangkap pelaku pencurian yang terjadi di SDN Wawai Gardu.

Pelaku berinisial MA (19) warga Desa Wawai Gardu Rt. 05 / 03 Kec. Batang Alai Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah. Ditangkap petugas karena telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 ayat 1 ke (4) KUHP.

Kronologis kejadiannya bermula saat Rahmawati yang bertugas sebagai petugas kebersihan sekolah hendak membersihkan ruangan kantor guru. Alangkah terkejutnya Rahmawati setelah membuka pintu, sound system merk salsa yang biasanya ditaruh didekat pintu sudah tidak ada lagi.

Melihat hal tersebut, Rahmawati langsung pulang ke rumah untuk memberitahukan kejadiannya tersebut kepada ayahnya. Setelah itu Rahmawati dan ayahnya bergegas menuju ruang guru dan memeriksa barang-barang lainnya yang telah hilang.

Adapun barang yang hilang antara lain 1 (satu) buah DVD merk Polytron, 1 (satu) pasang sound system merek salsa, 1 (satu) buah kompor gas merk Rinnai lengkap dengan selangnya / regulator, 1 (satu) buah tabung gas ukuran 3 kg dan 1 (satu) buah rice cooker merk Miyako.

Setelah terperinci dan mengetahui barang apa saja yang hilang, Rahmawati dan ayahnya pun memberitahukan hal tersebut kepada Plt. Kepala Sekolah SDN Wawai Gardu.

Menurut Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., pihak SDN Wawai Gardu mengalami kerugian sekitar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah), dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek BAS dan menuntut pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, pelaku pencurian di SDN Wawai Gardu mengarah kepada pelaku MA yang saat itu terlihat warga sedang membawa sound system. Tidak mau buruannya kabur, petugas langsung bergerak cepat mengejar pelaku. Dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumah saudaranya di desa Anduhum Rt. 01 Kec. BAS.

“Menyikapi laporan dari korban dan hasil pemeriksaan para saksi, petugas dari Polsek BAS segera melakukan penyelidikan dan identitas pelaku pencurian pun berhasil diketahui” kata Sabana Atmojo.

Setelah diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti hasil curiannya di semak – semak di desa Wawai Gardu.

“Untuk tersangka MA dapat dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke (4) KUHP karena telah melakukan pencurian dengan pemberatan dengan pidana penjara paling lama lima tahun” jelas Kapolres Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Please follow and like us: