37 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Martapura – Kebakaran hutan dan lahan yang berada di Kalsel kian meningkat menyusul cuaca panas yang terjadi. Api bahkan kembali menyentuh kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam yang berada di wilayah Kabupaten Banjar.

Informasi terhimpun, si jago merah mengamuk, Selasa (7/8) sore hingga Rabu (8/8) pukul 03.00 dini hari. Bahkan pada Rabu siang api masih terus menyala berlanjut hingga sore di kawasan Gunung Pematon. Luasan Tahura yang terbakar, kemarin diperkirakan mencapai 10 hektare lebih.

Api akhirnya dipadamkan oleh tim gabungan Satgas Karhula, PMI, Manggala Agni, BPBD Provinsi Kalsel, BPBD Kabupaten Banjar dan petugas Dinas Kehutanan.

Ditambahkan Danru III Daop Manggala Agni Kabupaten Banjar, Sailillah, timnya mulai beraksi ketika malam untuk memadamkan api. Hingga subuh, akhirnya api bisa dikuasai.

“Kebakarannya itu setelah Magrib sampai Subuh baru bisa dipadamkan,” cerita lelaki tersebut.

Ia pun menyampaikan lahan yang terbakar masih berada di kawasan Tahura, tepatnya mengarah wilayah Kiram atas dan kemudian api menjalar ke Pantai Kopi.

Saat memadamkan, tidak banyak kebutuhan air yang digunakan untuk kebakaran tersebut. Dikatakan Sailillah, karena timnya menggunakan cara penanganan kebakaran tipe atas untuk menghemat air.

Hambatan dialami personel pemadam gabungan saat menuju lokasi. Dalam menaklukan api, personel menggunakan trail karena titik api yang sulit dijangkau. “Akses jalan agak susah dilewati. Mengharuskan anggota untuk dilangsir satu per satu menggunakan kendaraan trail,” cerita Sailillah.

Dikatakan Sailillah bahan bakar api yang tinggi dan angin malam yang kencang juga menjadi kendala mereka dalam memadamkan api. Sehingga timnya pun menunggu nyala api rendah kemudian menyisir titik api untuk menghentikan kebakaran.

Ketika dihubungi pada sore menjelang senja, Sailillah berucap api muncul kembali dan menyala di Gunung Pematon.

Sumber : Tribun

Please follow and like us: