2.344 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Teka teki identitas pemuda bertato yang tewas usai berkelahi dengan seseorang di Jalan Pasar Ikan Pasar Lama Banjarmasin akhirnya terungkap, setelah dicari idetitasnya korban penganiayaan ini ternyata bernama M Rijani alias Adul, yang meninggal saat berada di Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Kamis (3/1/2018), sekitar pukul 12.00 WITA

Korban diketahui beralamat Jalan Penas tani IV RT 03 RW 02 Desa Kahakan Kecamatan Batu Benama Kabupaten Hulu Sungai Tengah, mengalami luka sobek dibagian kepala belakang setelah berkelahi dengan pelaku berinisial E (masih buron). Pria muda banyak lukisan ditubuhnya (tato) ternyata bernam M Rijani alias Adul diperkirakan berumur sekitar (18).

Dari kejadian yang tak tahu penyebab awal peristiwa ini, tiba-tiba korban yang banyak gambar hiasan ditubuhnya (Tato) langsung mengeluarkan darah di bagian kepala.

Melihat itu warga yang tak tahu penyebabnya ini langsung membawa korbannya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Banjarmasin, sebelum dipindahkan ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Sekitar 13 jam mendapatkan perawatan medis, akhirnya korban meninggal dunia di IGD RSUD Ulin Banjarmasin, dan di pindahkan ke Kamar mayat, lalu pihak keluarga sudah mengetahui dan menuju ke kamar Mayat.

Dari keterangan salah satu keluarga korban bernama Syarif alias Arif, memang korban tinggal di Barabai, lalu korban ingin mencari pekerjaan dengan cara merantau ke kota Banjarmasin, disana korban sempat tinggal tempat kakaknya.

“Memang korban sering pulang kerumah, kamipun tak mengetahui korban tinggal dimana sekarang, karena melihat ada keluarga membuka media sosial (medsos) di Whatsapp, lalu kami langsung menghubungi keluarga yang ada di anjir, disitulah terlihat ciri-ciri yang ada ditubuhnya,” jelasnya.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Sigit Prihanto SH SIk MH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa perkelahian dan anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya serta anggota masih mencari keberadaan pelaku.

Dari kejadian ini yang tak tahu penyebab awal peristiwa ini, tiba-tiba korban yang banyak gambar hiasan ditubuhnya (tato) langsung mengeluarkan darah di bagian kepala.

Dari keterangan salah satu keluarga korban bernama Syarif alias Arif, korban diketahui tinggal di Barabai lalu korban ingin mencari pekerjaan dengan cara merantau ke kota Banjarmasin, korban sendiri sempat tinggal tempat kakaknya.

“Memang korban sering pulang kerumah, kami pun tak mengetahui korban tinggal dimana sekarang, karena melihat ada keluarga membuka media sosial (medsos) di Whatsapp, lalu kami langsung menghubungi keluarga yang ada di anjir, disitulah terlihat ciri-ciri yang ada ditubuhnya,” kata Syarif di Banjarmasin Jumat (4/1/2019).

Sementara itu Kapolsekta Banjarmasin Tengah AKP Sigit Prihanto SH SIk MH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa perkelahian dan anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya serta anggota masih mencari keberadaan pelaku. (RRI.co)

Please follow and like us: