32 Kali dilihat
Nilai Berita :

Ketua Umum Yayasan Ponpes Al Falah Banjarbaru KH Nur Said Ramli LC

Serukalsel.com, BANJARBARU – Rencana aksi people power yang akan digelar 22 Mei 2019, bisa membawa bangsa Indonesia menuju jurang kekacauan yang tak berujung dan akan memecah belah masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Umum Yayasan Ponpes Al Falah Banjarbaru, KH Nur Said Ramli LC. Dia mengatakan, pada perkembangan situasi saat ini, terlihat adanya potensi kegaduhan yang akan terjadi kedepan, terkait pengumuman Pilpres oleh KPU RI.

“Saya berharap agar masyarakat, termasuk para kelompok pendukung masing-masing capres jangan melakukan aksi demo atau people power. Dikhawatirkan nanti ada pihak ketiga yang akan masuk dan mengacaukan situasi. Sehingga Negeri ini menjadi tidak aman,” ungkapnya , senin (20/5) malam disela Buka Puasa bersama Wali Kota Banjabaru sekaligus Multaqo Ulama dan Forkopimda Kota Banjarbaru.

Oleh sebab itu dirinya berharap, agar seluruh elemen dan masyarakat khususnya di Kota Banjarbaru menahan diri, jangan mudah terprovokasi. Serta jangan melakukan hal-hal yg akan menghancurkan dan memecah belah negeri ini.

“Kita semua berdoa dan berharap agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di negeri ini. Semoga Negeri kita, Banua kita selalu sejuk dan damai,” harapnya.

Dirinya juga mengirimkan Doa, agar masyarakat termasuk di Kalimantan Selatan bisa berkepala dingin dalam menyikapi keputusan KPU nanti tanggal 22 Mei 2019. Dirinya juga mengapresiasi kinerja semua pihak, termasuk KPU didalam pesta demokrasi Pemilu 2019 ini. tim Serukalsel.com

Please follow and like us: