37 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Jakarta. Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol. Drs. Setyo Wasisto, S.H., meminta para narapidana yang keluar dari lembaga pemasyarakatan pasca bencana tsunami dan gempa bumi di Sulawesi Tengah untuk menyerahkan diri.

“Kami khususnya dari Polda Sulawesi Tengah sudah berkoordinasi dengan Kemenkumham di sana berharap persuasif segera ada narapidana terdaftar supaya menyerahkan diri secara baik-baik,” ujar Irjen. Pol. Drs. Setyo Wasisto, S.H., di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

“Kalau tidak pun kami akan kejar,” tambanya.

Dia mengatakan, kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumkam) soal data para napi untuk segera dilakukan pengejaran.

“Yang di luar masih ratusan, semoga dengan kesadaran sendiri menyelesaikan kewajibannya untuk memenuhi, masih menjalankan hukuman berapa tahun, berapa bulan untuk kembali ke LP (Lembaga Pemasyarakatan),” ujar Jenderal Bintang Dua tersebut.

Kepada para napi, Kadiv Humas mengingatkan, ada batas waktu yang diberikan untuk segera kembali menyerahkan diri dan kembali ke lapas. Setyo mengatakan, lapas di Sulawesi Tengah tengah direhabilitasi pasca-bencana gempa dan tsunami di Palu yang terjadi pada Jumat (28/9/18). Menurut data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan per Senin (8/10/18), sebanyak 1.096 tahanan dan warga binaan masih berada di luar tahanan.

Dari total sebanyak 1.460 tahanan yang keluar saat gempa dan tsunami terjadi di Sulawesi Tengah, baru 364 tahanan yang melaporkan diri ke posko Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Masing-masing UPT yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu, Lapas Perempuan Palu, dan Rumah Tahanan (Rutan) Palu. Kemudian, Rutan Donggala, Rutan Parigi, dan LPKA Palu.

Please follow and like us: