100 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Bantul. Kepolisian Resor (Polres) Bantul masih menyelidiki kasus pengrusakan lokasi tradisi Sedekah Laut di Pantai Baru, Bantul, Jumat (12/10/18) lalu. Polisi juga berjanji akan mengusut kasus ini secepatnya.

“Secepatnya akan diselesaikan (kasus perusakan persiapan sedekah laut di Pantai Baru),” kata Kasat Reskrim Polres Bantul,  AKP Rudi Prabowo, S.H., S.I.K., saat ditemui di Mapolres Bantul, Senin (15/10/18).

Untuk itu polisi akan kembali memanggil saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Langkah tersebut diambil setelah pihaknya melakukan gelar perkara tadi pagi.

“Yang jelas tetap berproses dan rencananya akan kita panggil semua yang terlibat dalam aksi itu (pengrusakan persiapan Sedekah Laut di Pantai Baru),” ujar Kasat Reskrim Polres Bantul.

Diberitakan sebelumnya, pengrusakan ini berbuntut pada batalnya tradisi Sedekah Laut pada keesokan harinya. Ada sembilan orang yang sudah diperiksa polisi 1×24 jam. Namun kini mereka semua telah dipulangkan tapi tetap harus wajib lapor.

“Tetap proses (Secara hukum), karena itu tadi gelar (perkara). Tapi masih belum ada tersangka (untuk kasus perusakan),” kata Kasat Reskrim tersebut.

Polda DIY menyatakan sudah mengantongi identitas sekelompok orang yang membubarkan persiapan tradisi Sedekah Laut di Pantai Baru, Bantul. Berikut ini pernyataan polisi.

“Dari hasil penyelidikan, petunjuk dan ciri-ciri dari identitas kelompok yang membubarkan persiapan sedekah laut di Bantul sudah dikantongi. Saat ini masih ditindaklanjuti temuan itu,” kata Yuliyanto saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (15/10/2018).

Namun Yuliyanto belum bersedia mengungkapkan identitas kelompok yang dimaksud.

“Dari alat bukti yang diperoleh di lapangan, ada yang bisa dijadikan sebagai petunjuk untuk mengungkap pelaku,” sebutnya.

Please follow and like us: