2.266 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Banjarmasin – Ketua Harian Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Jokowi-Ma’ruf Kalsel Ruly Rozano meminta seluruh anggotanya untuk tidak menyebar berita bohong (hoax).

Terlebih lagi, menurut Ruly, menjelang  masa-masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) ini semakin banyak isu dan berita-berita bohong yang disebar untuk menjatuhkan lawan politik.

“Jagan balas berita bohong dengan berita bohong,” kata Ruly dalam Rapat Koordinasi Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) provinsi, dan kabupaten/kota se-Kalsel, di Kindai Hotel Banjarmasin, Kamis (29/11/2018).

Tidak hanya membahas soal gencarnya sebaran isu dan hoax di media sosial, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan selama dua hari itu juga membahas soal strategi kampanye yang akan dijalankan oleh pasangan nomor urut satu tersebut.

“Perintah ketua TKD sudah jelas, pada Januari nanti kami sudah mulai bergerak besar-besaran di Kalsel,” ujar Ruly didampingi Ketua TKD KIK Kalsel Ghimoyo.

Sementara itu, Ghimoyo mengakui, isu tidak baik soal Jokowi memang sudah berhembus kencang sejak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Contohnya, kata dia, berita bohong yang disebar di media sosial, terkait PKI yang secara otomatis membentuk pemikiran masyarakat yang tidak benar pula.

“Meski berita bohong itu tersebar, namun masyarakat Kalsel masih mempercayai Jokowi. Buktinya, hasil survei Jokowi lebih tinggi,” kata Ghimoyo.

Ghimoyo mengakui, berita-berita yang baik atau yang miring memang bisa menjadi konsumsi publik, namun yang menjadi garis bawah adalah, berita yang miring dijadikan untuk pembelaan. “Nah, kami tidak menggunakan cara seperti itu, kami akan membuktikan kalau pasangan Jokowi-Ma’ruf layak,” jelas dia. (Redkal)

Please follow and like us: