11 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, – Video anak-anak berseragam Pramuka meneriakkan kata-kata “2019 ganti presiden menjadi viral di media sosial, menjadi polemik.

Dilansir Surya.co.id dari Tribunnews.com, Selasa (17/10/2018), video yang bikin heboh tersebut diunggal oleh Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melalui Twitter nya, Minggu (14/10/2018).

Gus Ipul saat ini juga masih menjadi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Dalam video itu terlihat seorang laki-laki memandu anak-anak berteriak “2019 ganti presiden”.

Melalui keterangan dalam unggahannya Gus Ipul memprotes keras video tersebut.

Video tersebut telah menyedot perhatian publik.

Akun Facebook Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka pun memberikan klarifikasi terkait video tersebut, Selasa (16/10/2018).

Kwarnas telah melakukan konferensi pers terkait video itu dan menegaskan, anak-anak dalam video tersebut bukan merupakan anggota Pramuka.

Melansir Kompas.com Ketua Kwarnas Budi Waseso atau Buwas mengungkapkan, tak berlu menelusuri lebih detail tentang video tersebut karena seragam yang dipakai anak-anak dalam video itu hanya menyerupai seragam pramuka.

Menurutnya, ada enam poin yang membuatnya yakin orang-orang dalam video itu bukannya anggota pramuka.

Enam poin tersebut di antaranya adalah tidak ada pembina pramuka, tidak menemukan Tanda Kecakapan Umum (TKU) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), serta lencana Kwarda wilayah pada seragam yang dikenakan anak-anak itu.

Selain itu, Buwas mengungkapkan, pada seragam yang meraka kenakan tidak ditemukan nomor induk, tutup kepala, dan lambang boy scout.

Dia pun menegaskan, pramuka bebas dari kepentingan kepentingan politik apapun.

Buwas pun menyerahkan kasus ini pada pihak lain jika terdapat indikasi pelanggaran dalam video tersebut.

Terkait video itu, lanjutnya, dia tidak akan mengambil langkah hukum selama orang-orang itu tidak mengatasnamakan pramuka.

“Kalau selama ini tidak mengatasnamakan Pramuka, ya kenapa kita harus menyikapi secara hukum, karena itu hanya, sekali lagi, sekelompok orang yang terdiri dari dewasa dan anak-anak,” tandasnya dikutip dari Kompas.com.

 

 

Please follow and like us: