203 Kali dilihat
Nilai Berita :

Serukalsel.com, Surabaya. Sebanyak 23 narapidana teroris di rumah tahanan (Rutan) Polda Jawa Timur dipindahkan ke Rutan Mabes Polri di Jakarta. Semua tahanan diangkut menggunakan dua bus, Senin (15/10/18). Mereka dibawa ke Jakarta untuk kepentingan penyelidikan tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.

Ke-23 tersangka teroris tersebut ditangkap setelah peristiwa bom bunuh diri di Surabaya. Para narapidan terdiri dari 17 tahanan Polda Jawa Timur dan enam tersangka yang ditahan di Polsek Dukuh Pakis.

“Kegiatan ini, bahwa Densus 88 memerlukan yang bersangkutan untuk dilakukan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes. Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K., terkait pemberangkatan 23 tersangka teroris tersebut.

Namun, dia enggan membeberkan ikhwal penyelidikan yang dilakukan Densus 88 ini.

“Koridor dan ruang lingkup (alasan kenapa 23 tersangka teroris dibawa ke Jakarta) itu masuk wewenang Densus 88. Untuk apa dan dalam rangka apa? Nanti akan disampaikan oleh Mabes Polri,” kata Kabid Humas tersebut.

Yang jelas, pihak Polda Jawa Timur diminta Mabes Polri untuk mengirim ke-23 tersangka teroris itu, tanggal 15 Oktober 2018.

“Yang bersangkutan kita berangkatkan pukul 13.30 WIB tadi, dari Rutan Polda melalui (Bandara) Juanda menuju Jakarta menggunakan pesawat,” ujarnya.

Pemberangkatan ke-23 tersangka teroris dari Polda Jawa Timur ke Bandara International Juanda di Sidoarjo itu menggunakan dua unit bus dengan pengawalan ketat dari personel Brimob Polda Jawa Timur.

“Saya ulangi, ini demi kepentingan penyelidikan. Walaupun nanti, hukum di Indonesia menyangkut tentang locus delicti, tempat di mana perbuatan itu terjadi, akan menjadi pertimbangan hukum apakah nanti sidangnya di Surabaya atau Jatim, ataukah Jakarta,” tambahnya.

“Nah, di mana perbuatan itu terjadi? Ini ke-23 tersangka, ini memang dilakukan penangkapan di wilayah Jatim. Yang jelas, bahwa (sidang) kebanyakan kita menganut daripada tempat locus delicti itu terjadi,” tandas Mantan Kabid Humas Polda Sulsel tersebut.

Please follow and like us: